PENDAFTARAN BAKAL CALON REKTOR ISBI ACEH DITUTUP, 4 AKADEMISI SIAP IKUTI TAHAPAN SELEKSI

Rakyat Aceh | Jantho – Panitia Pemilihan Rektor Institut Seni Budaya Indonesia (ISBI) Aceh resmi menutup pendaftaran bakal calon rektor periode 2026–2030. Sejak dibuka pada 14 Juli 2026, sebanyak empat akademisi telah menyerahkan berkas pendaftaran untuk mengikuti proses pemilihan pimpinan perguruan tinggi seni tersebut. Keempat pendaftar itu adalah Dr. Effendi Hasan, M.A., Dr. Ir. Tarmizi, S.T., M.Sc., Dr. Mhd. Ikhsan Sulaiman, S.TP., M.Sc., dan Dr. Ir. Marwan, S.Si., M.T. Seluruh pendaftar selanjutnya akan menjalani tahapan pemeriksaan dan verifikasi dokumen sesuai ketentuan yang berlaku. Ketua Panitia Pemilihan Rektor ISBI Aceh, Saniman Andi Kafri, S.Sn., M.Sn., mengatakan bahwa penutupan pendaftaran menjadi awal dari tahapan penting untuk memastikan seluruh bakal calon memenuhi persyaratan administratif yang telah ditetapkan.

“Sejak pendaftaran dibuka pada 14 Juli 2026, terdapat empat orang yang telah menyerahkan berkas. Setelah pendaftaran ditutup, panitia akan memeriksa kelengkapan dan keabsahan dokumen masing-masing pendaftar secara cermat, objektif, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” ujar Saniman Andi Kafri. Menurutnya, pemeriksaan berkas dijadwalkan berlangsung hingga 29 Agustus 2026. Dalam tahapan tersebut, panitia akan meneliti setiap dokumen persyaratan untuk memastikan seluruh pendaftar memenuhi ketentuan sebagai bakal calon Rektor ISBI Aceh periode 2026–2030. “Panitia berkomitmen menjalankan seluruh rangkaian pemilihan secara transparan, akuntabel, dan tepat waktu. Kami berharap setiap tahapan dapat berlangsung dengan tertib sehingga proses pemilihan menghasilkan pemimpin terbaik untuk membawa ISBI Aceh semakin maju,” katanya.

Setelah pemeriksaan berkas dan pemenuhan seluruh persyaratan selesai, panitia akan melanjutkan proses menuju penetapan bakal calon rektor. Penetapan tersebut dijadwalkan berlangsung pada 14 September 2026. Menutup keterangannya, Saniman Andi Kafri mengajak seluruh sivitas akademika ISBI Aceh untuk mendukung setiap tahapan pemilihan dengan menjaga suasana kampus tetap kondusif. “Kami mengharapkan partisipasi dan dukungan seluruh sivitas akademika agar proses ini berjalan lancar, demokratis, dan menghasilkan rektor yang mampu membawa ISBI Aceh berkembang secara berkelanjutan,” tutupnya.(rao)

 

Share it :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *