Rakyat Aceh | Jantho – Institut Seni Budaya Indonesia (ISBI) Aceh menorehkan prestasi membanggakan pada ajang Pekan Seni Mahasiswa Daerah (PEKSIMIDA) Aceh Tahun 2026. Kontingen ISBI Aceh berhasil meraih 11 medali sekaligus mengantarkan kampus seni tersebut menempati peringkat ketiga klasemen akhir di antara perguruan tinggi peserta se-Aceh.
Capaian tersebut diraih melalui empat gelar Juara I, dua gelar Juara II, dan lima gelar Juara III. Hasil ini menjadi bukti konsistensi ISBI Aceh dalam membina mahasiswa di bidang seni sekaligus memperkuat reputasinya sebagai salah satu perguruan tinggi seni yang kompetitif di tingkat regional.
Berdasarkan klasemen akhir, Universitas Syiah Kuala (USK) menempati posisi pertama dengan enam gelar Juara I, disusul Universitas Malikussaleh (Unimal) di posisi kedua dengan empat Juara I dan lima Juara II. Sementara ISBI Aceh berhasil mengamankan posisi ketiga melalui raihan prestasi yang tersebar di berbagai cabang lomba seni.
Persaingan yang ketat tersebut mencerminkan semakin berkembangnya kualitas seni mahasiswa di Aceh.
Rektor ISBI Aceh, Prof. Dr. Wildan, M.Pd., menyampaikan apresiasi dan rasa bangga kepada seluruh mahasiswa, dosen pembimbing, pelatih, serta tim pendamping yang telah bekerja keras hingga berhasil mengharumkan nama institusi.
“Prestasi ini merupakan buah dari kerja keras, disiplin, dan dedikasi seluruh kontingen. Keberhasilan meraih 11 prestasi menunjukkan bahwa pembinaan seni di ISBI Aceh berjalan pada jalur yang tepat. Kami bangga atas semangat dan kerja keras mahasiswa yang telah mengharumkan nama kampus serta Provinsi Aceh,” ujar Prof. Wildan.
Menurut Rektor, keberhasilan tersebut tidak hanya menjadi pencapaian dalam sebuah kompetisi, tetapi juga menjadi bukti bahwa proses pendidikan di ISBI Aceh mampu melahirkan mahasiswa yang kreatif, inovatif, dan berdaya saing.
Ia berharap prestasi ini menjadi motivasi bagi seluruh sivitas akademika untuk terus berkarya serta membawa nama baik Aceh melalui seni dan budaya.
Senada dengan itu, Ketua Kontingen ISBI Aceh, Ammar Yasir, M.Si., mengatakan bahwa keberhasilan tersebut merupakan hasil dari proses pembinaan yang dilakukan secara terencana jauh sebelum pelaksanaan PEKSIMIDA.
Menurutnya, para mahasiswa menunjukkan komitmen tinggi selama mengikuti tahapan seleksi, pemusatan latihan, hingga kompetisi berlangsung.
“Alhamdulillah, hasil ini merupakan buah dari kerja keras seluruh mahasiswa, pelatih, dosen pembimbing, dan tim pendamping yang telah bekerja dengan penuh dedikasi. Kami bersyukur ISBI Aceh mampu meraih 11 prestasi dan menempatkan diri di jajaran tiga besar perguruan tinggi terbaik pada PEKSIMIDA Aceh 2026,” kata Ammar.
Ia menambahkan, keberhasilan meloloskan empat mahasiswa ke PEKSIMINAS menjadi tantangan baru yang harus dijawab dengan persiapan yang lebih matang. Pihak kontingen bersama pimpinan kampus akan segera menyusun program pembinaan intensif agar para delegasi mampu tampil maksimal di tingkat nasional. “PEKSIMINAS tentu memiliki tingkat persaingan yang lebih tinggi. Kami akan memanfaatkan waktu yang ada untuk meningkatkan kualitas penampilan para wakil Aceh, baik dari aspek teknis, artistik, maupun mental bertanding. Harapannya, mereka tidak hanya tampil membanggakan, tetapi juga mampu membawa pulang prestasi untuk Aceh,” tambahnya.
Keberhasilan meraih empat gelar Juara I sekaligus memastikan empat mahasiswa ISBI Aceh mewakili Provinsi Aceh pada ajang Pekan Seni Mahasiswa Nasional (PEKSIMINAS) 2026 yang akan berlangsung di Universitas Jember, Jawa Timur, pada 8–12 September mendatang. Keikutsertaan tersebut menjadi kesempatan bagi para mahasiswa untuk menunjukkan kualitas seni Aceh di tingkat nasional. Empat mahasiswa yang akan memperkuat kontingen Aceh pada PEKSIMINAS adalah Maulana sebagai Juara I Menyanyi Dangdut Putra, Sri Amalia sebagai Juara I Menyanyi Dangdut Putri, Rifqi Priatama sebagai Juara I Menyanyi Keroncong Putra, dan Ananda Aulia Pranata sebagai Juara I Komik Strip.
Sementara itu, dua gelar Juara II diraih oleh Puja Tina pada cabang Baca Puisi Putri dan Tim Vokal Grup ISBI Aceh yang beranggotakan Daffa Elza Fadhil, Daffa Alif Kusnandar, Marliana, Murni Ananda Nasution, Nadira Sukma, Nayya Mafri Ayanka, Nur Indah Sari, Rahmat Mulia, Reva Junia Virzi, Rita Sumira, serta Teuku Muhammad Kautsar Marsha Zein.
Adapun lima gelar Juara III dipersembahkan oleh Franz Fauzy Luis Oskar Simbolon pada cabang Menyanyi Seriosa Putra, Intan Marlinda pada Menyanyi Seriosa Putri, Khairul Fathan pada Monolog, Farah Humaira AR pada Penulisan Lakon, dan Muhammad Arif pada Desain Media Kampanye Sosial/Poster. Menghadapi PEKSIMINAS 2026, ISBI Aceh berkomitmen memberikan dukungan penuh kepada para delegasi melalui program pembinaan dan latihan yang lebih intensif. Dengan persiapan yang matang, kampus berharap para wakil Aceh mampu tampil optimal, bersaing dengan peserta terbaik dari seluruh Indonesia, serta kembali mengharumkan nama Aceh melalui prestasi di panggung seni nasional.(rao)