ACEHGOUND.COM – Kiprah akademisi dan mahasiswa dari ISBI Aceh kembali menorehkan prestasi di kancah nasional. Kali ini, Dosen dan Mahasiswa Program Studi Desain Interior mendapat kepercayaan istimewa untuk mengambil peran penting dalam kepanitiaan dan pelaksanaan Seminar Nasional yang diselenggarakan oleh Himpunan Desainer Interior Indonesia (HDII) Pusat.
Keterlibatan perwakilan Aceh ini terlihat nyata pada dua seri webinar berskala besar yang digelar oleh organisasi profesi tersebut. Pada seri pertama bertajuk “Webinar MK Desain Interior 01: Manajemen Proyek” yang digelar pada bulan Maret lalu, dosen Desain Interior ISBI Aceh, Muhammad Naufal Fadhil, S.Ars., M.Arch., tampil sebagai moderator. Ia sukses memandu jalannya diskusi yang mendalam bersama pemateri, Drs. Arjon, M.T., HDII
Di balik layar kesuksesan acara tersebut, kreativitas mahasiswa ISBI Aceh juga turut unjuk gigi. Mahasiswa atas nama Farhan Helni Putra dan Teuku Agam Nurmajidi dipercaya menjadi tim desain utama. Tangan dingin merekalah yang merancang berbagai kebutuhan visual acara, seperti flyer dan virtual background.
Peran aktif kampus seni satu-satunya di Aceh ini terus berlanjut pada acara “Webinar Nasional 02” di bulan Mei ini, yang mengangkat tema “Interiorpreneurship: Creative VS Business Reality”. Pada webinar kedua ini, dosen Muhammad Naufal Fadhil bersama mahasiswi Nurul Hidayah Rizki Amanda masuk dalam jajaran panitia pelaksana inti. Keduanya bertugas mengawal jalannya acara secara teknis, termasuk mengoordinasikan operasional Zoom meeting dan menjadi notulensi acara.
Menariknya, dalam menyukseskan kedua kegiatan besar tingkat nasional ini, tim ISBI Aceh berkolaborasi langsung dengan berbagai profesional, tenaga pengajar, dan mahasiswa dari kampus-kampus ternama di Indonesia. Kepanitiaan ini menjadi melting pot gagasan bersama perwakilan dari Universitas Tarumanegara, Universitas Kristen Maranatha, Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta, hingga sesama universitas dari Aceh yakni Universitas Syiah Kuala (USK).
Kapasitas acara ini pun tidak main-main. HDII Pusat menghadirkan jajaran narasumber profesional di bidang interior baik di tingkat nasional seperti Arjon dan Naila Djatnika, hingga narasumber bertaraf internasional seperti Ming Zhou.
Bagi ISBI Aceh, keikutsertaan ini tentu bukan sekadar formalitas belaka. Kehadiran dosen dan mahasiswa dalam kepanitiaan nasional ini memberikan bukti sahih bahwa Program Studi Desain Interior ISBI Aceh memiliki peran strategis dan kontribusi nyata dalam roda organisasi profesional interior nasional sekelas HDII. Hal ini sekaligus menjadi ajang pembuktian bahwa mahasiswa desain interior dari Aceh memiliki daya saing yang tinggi, baik di taraf nasional maupun internasional.
Lebih jauh lagi, keterlibatan intens dalam kepanitiaan bersama para pakar ini telah membuka jendela peluang yang sangat lebar bagi para mahasiswa. Mereka tidak hanya belajar teori di kelas, tetapi terjun langsung membangun jejaring (networking) dan mengenal realita industri dunia desain interior secara lebih luas dan komprehensif.