ACEHGROUND.COM,Banda Aceh — Seorang mahasiswa Institut Seni Budaya Indonesia Aceh (ISBI Aceh), Bambang Hartono, kembali dipercaya menjadi juri dalam lomba menggambar anak yang diselenggarakan di Museum Tsunami Aceh. Bambang merupakan mahasiswa Program Studi Kriya Seni, Jurusan Seni Rupa dan Desain.
Kepercayaan yang diberikan kepada Bambang ini bukanlah yang pertama kalinya. Sebelumnya, ia juga pernah menjalankan peran sebagai juri dalam kegiatan lomba menggambar anak yang dilaksanakan di TVRI Aceh sekitar lima bulan lalu. Pengalaman tersebut menjadi salah satu bekal bagi Bambang dalam menilai karya-karya peserta secara objektif dan profesional.
Penunjukan Bambang sebagai juri merupakan amanah yang diberikan oleh dosen dari ISBI Aceh. Bahkan, ini menjadi kedua kalinya ia dipercaya oleh dosen tersebut untuk menjalankan tugas sebagai juri dalam kegiatan serupa. Hal ini menunjukkan adanya kepercayaan terhadap kemampuan serta integritas Bambang dalam bidang seni rupa.
Dalam keterangannya, Bambang mengaku merasa senang dan bangga dapat terlibat langsung dalam kegiatan yang berkaitan dengan pengembangan kreativitas anak-anak. Menurutnya, menjadi juri dalam lomba menggambar tidak hanya sekadar menilai hasil karya peserta, tetapi juga menjaga keadilan dalam proses penilaian agar tidak terjadi kecurangan.
Baca Juga:
Pembaca dapat menelusuri artikel informatif lainnya di AcehGround www.acehground.com.
Namun demikian, Bambang juga menyadari bahwa tugas tersebut memiliki tantangan tersendiri. Ia mengungkapkan bahwa terkadang terdapat orang tua peserta yang merasa kurang puas dengan hasil penilaian ketika anak mereka tidak berhasil memenangkan lomba.
Meskipun demikian, Bambang memahami bahwa reaksi tersebut merupakan hal yang wajar dari para orang tua yang memiliki harapan besar terhadap anak-anak mereka. Oleh karena itu, ia berusaha untuk tetap bersikap profesional, objektif, dan menghargai berbagai tanggapan dari masyarakat dalam setiap kegiatan penilaian yang dilakukannya.
Melalui kegiatan ini, Bambang berharap lomba menggambar anak dapat menjadi wadah bagi generasi muda untuk menyalurkan kreativitas serta menumbuhkan minat terhadap seni sejak usia dini.